Senin, 03 April 2017

Panduan Teknis Menyusun SOP yang Baik dan Benar sekaligus Sukses

Tidak ada komentar :
Panduan Teknis Menyusun SOP yang Baik dan Benar sekaligus Sukses



Apakah Anda tahu bagaimana cara membuat sebuah Sandart Operating Prosedur (SOP) yang baik?Apakah sebuah SOP bermanfaat untuk kemajuan sebuh perusahaan? Untuk melaksanakan sebuah tugas atau pekerjaan, seorang pegawai atau karyawan harus memahami Standart Operating Prosedur dari tugas tersebut.
Hal itu penting, sebab penyusunan SOP mempunyai tujuan yang penting dan sangat banyak manfaatnya,salah satunya ialah memberikan kemudahan kepada pelaksana tugas. Jika tidak memiliki SOP maka sebuah lembaga, instansi atau organisasi akan tidak mudah untuk berkembang dan maju.



Organisasi, lembaga atau instansi akan mengalami kemunduran dan kegagalan jika di lembaga tersebut tidak ada SOP yang jelas.

Supaya mudah dijalankan oleh petugas atau pegawai, sebuah SOP hendaknya dibuat sederhana. Standart Operating Prosedur yang yang dibuat terlalu detail dan rumit justru akan membuat pelaksana tugas menjadi kebingungan.

Hal itu akan menyebabkan pegawai tersebut bekerja tanpa perencanaan dan prosedur yang jelas. Walaupun di sebuah organisasi atau instansi sudah memiliki SOP namun tidak ditaati, maka SOP itu tidak berarti sama sekali. Sebab, untuk memperoleh hasil terbaik maka perencanaan yang baik harus dikerjakan dengan sebaik-baiknya.

Standart Operating Prosedur dibuat sesuai dengan situasi dan kondisi di instansi dan perusahaan. Perusahaan telekomunikasi memilki SOP yang berbeda dengan Standart Operating Prosedur yang terdapat di perusahaan produsen makanan.

Download Kumpulan SOP Departemen SDM, Form SOP dan Katalog KPI Lengkap Semua Fungsi disini

SOP disusun sesuai dengan tugas pokok dan fungsi masing- masing bagian. Bagian bendahara tentu memilki Standart Operating Prosedur yang berbeda dengan bagian sekretaris.

Bagian Hubungan Masyarakat (Humas) memilki perbedaan dengan bagian Sarana dan Prasarana dalam penyusunan SOP, dan lain sebagainya.

Cara Tepat Menyusun SOP
Walaupun SOP memilki fungsi dan tujuan yang sangat penting, terkadang kita menjumpai ada beberapa perusahaan atau lembaga yang tidak melaksanakan SOP secara baik. SOP hanya dipajang di dinding ruang kerja atau dijadikan buku dan disimpan di rak buku.

Para pegawai kurang menyadari bahwa melaksanakan SOP dengan baik merupakan cara tepat untuk mendapatkan hasil yang memuaskan dari pekerjaan kita. Untuk itu perlu cara tepat dalam menyusun SOP, antara lain:

1. Membentuk panitia penyusun SOP
Sebelum membuat SOP, maka langkah yang pertama ialah membentuk team atau panitia terlebih dahulu. Anggota panitia berjumlah tiga samapi lima orang. Panitia penyusun SOP tersebut terdiri atas para pegawai yang berasal dari berbagai jabatan seperti Pimpinan, kepala bagian, staff dan karyawan.

Panitia tersebut bertugas untuk menyusun SOP sesuai dengan bagian atau bidangnya masing – masing. Oleh karena itu, panitia penyusun SOP terdiri dari orang – orang cerdas dan kreatif yang bekerja di instansi tersebut.

2. Membuat sasaran SOP yang tepat
SOP yang telah Anda susun, sasarannya untuk siapa? Setiap SOP memiliki sasaran yang berbeda-beda sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya masing-masing. Sasaran yang tepat akan memudahkan panitia penyusun dalam membuat dan menyusun SOP.

3. Berdiskusi dengan pimpinan
Selama proses penyusunan SOP, panitia hendaknya sering melakukan diskusi dengan pimpinan perusahaan atau ketua organisasi. Jika ada suatu hal yang kurang dalam SOP tersebut, maka pimpinan bisa memberikan saran dan melengkapinya.

4. Tentukan batas waktu penyusunan SOP
Jika panitia penyusun SOP tidak diberi batas waktu akhir penyusunan SOP, maka hal itu akan membuang banyak waktu dan tidak efesien.
Namun, jika pimpinan perusahaan atau ketua organisasi memberikan batas akhir waktu pembuatan SOP, maka hal itu tentu akan meningkatkan semangat para penyusun untuk menyelesaikan tugasnya.

5. Bekerja sama dengan pakar SOP
Jika panitia penyusun SOP tidak bisa menyelesaikan tugasnya dengan baik, maka perusahaan tersebut perlu menyewa atau menggunakan jasa para pakar ahli SOP. Bekerja sama dengan para pakar SOP akan menambah wawasan. Bukan hanya itu saja, bekerja sama dengan pakar SOP akan melahirkan suatu produk SOP yangefektif.

Pemantauan dan Evaluasi Pelaksanaan SOP
Satu hal penting yang harus diperhatikan dalam penyusunan Standart Operating Prosedur ialah waktu pelaksanaan dan tempat pelaksanaannya.

Waktu pelaksanaan SOP tergantung pada jam kerja Anda. Adapun tempat pelaksanaannya disesuaikan dengan situasi yang ada.

Setelah panitia penyusun SOP selesai membuat SOP sesuai dengan bidang tugas masing – masing, hendaknya SOP tersebut diumumkan kepada seluruh karyawan dan pegawai.

Pengumuman SOP dapat dilakukan secara bertahab supaya para pegawai benar – benar memahaminya. Setelah SOP diumumkan kepada seluruh pegawai, maka panitia penyusun SOP mengadakan uji coba pelaksanaan SOP di perusahaan atau instansi tersebut.

Uji coba pelaksanaan SOP bisa dilakukan selama satu bulan sampai tiga bulan. Pimpinan dan panitia penyusun SOP melakukan pengawasan dan pemantauan secara cermat dan tliti.

Jika ada yang kurang baik dalam pelaksanaannya, maka panitia penyusun SOP dapat melakukan perbaikan atau evaluasi. Jika ada SOP yang kurang lengkap, maka pimpinan dan panitia penyusun bisa melengkapinya untuk mendapatkan Standart Operating Prosedur yang sempurna. Pemantauan juga bisa dilakukan secara rutin, misalkan sebulan sekali atau tiga bulan sekali.


Sumber : ahlipresentasi.com

Pengertian Tentang SOP Standard Operating Procedures Bisnis Online

Tidak ada komentar :
Pengertian Tentang SOP Standard Operating Procedures Bisnis Online

10 Powerful HR Tools and Templates
10 Templates dan Instrumen HRD berikut ini merupakan alat bantu yang powerful, dan langsung bisa diaplikasikan untuk meningkatkan kinerja SDM di kantor dan perusahaan tempat Anda bekerja.



Berikut deskripsi detil dari 10 Powerful HR Tools Templates ini :

1. Kamus Kompetensi Soft Skills dan Hard Skills

Berisikan kamus komptensi lengkap dengan levelingnya, baik untuk soft competencies dan beragam hard competencies (antara lain functional competency untuk bidang SDM, Keuangan, IT, Procurement dan lain-lain).

Tool ini bisa langsung Anda gunakan sebagai basis untuk mengukur dan mengembangkan level kompetensi SDM di kantor Anda.

2. SOP Super Lengkap untuk Bidang SDM (HRD)

Tools ini berisikan kumpulan SOP yang lengkap untuk beragam fungsi dalam bidang SDM, mulai dari SOP fungsi rekrutmen, wawancara kerja, pelatihan, penilaian kinerja, SOP promosi, hingga SOP fungsi penggajian.

Setiap SOP berisikan penjelasan prosedur dan langkah demi langkah yang detil untuk menjalankan beragam fungsi utama dalan Bidang SDM/HRD. Semua SOP juga dilengkapi dengan form-form yang langsung bisa dipakai dan aplikatif.

3. Dua Set Lengkap Instrumen Assessment Center

Dua set instrumen pengukuran yang biasa digunakan dalam assessment center untuk mengukur level kompetensi karyawan. Satu set untuk karyawan level manajer. Dan satu set untuk karyawan level supervisor.

Setiap set terdiri antara lain dari instrumen in-basket exercise, case analysis, role play, group disfcussion dan behavior event interview. Setiap instrumen dilengkapi dengan panduan penggunaannya serta juga rating penilaian kompetensi.

Dua set lengkap tes asesmen ini sungguh sangat berharga untuk digunakan dalam proses asesmen kompetensi SDM dan juga pengembangan mutu SDM.

Bagi karyawan atau calon manajer yang akan mengikuti tes asesmen, dua set instrumen assessement center ini sangat berguna untuk dijadikan sebagai bahan referensi.

4. Employee Satisfaction Survey – Kuesioner dan Laporan Lengkap Survei Kepuasan Karyawan

Dalam tools ini terdapat satu set kuesioner lengkap yang langsung bisa digunakan dalam kegiatan pengukuran level kepuasan karyawan.

Selain itu dalam tools ini diberikan juga sampel Laporan Lengkap Hasil Pengukuran Survei Kepuasan Karyawan. Laporan ini dapat digunakan sebagai referensi dan benchmark saat akan dilakukan secara nyata survei kepuasan karyawan di kantor Anda.

5. Matriks Training Plan dan Silabus Lengkap Training

Dalam tools ini akan diberikan tabel Training Plan yang lengkap – berisikan judul-judul pelatihan yang harus diberikan pada setiap jenjang karyawan – mulai dari staf hingga level senior manajer.

Topik pelatihan mencakup tema soft skills dan functional skills untuk beragam bidang antara lain bidang pemasaran, keuangan, HRD dan lain-lain.

Dalam tools ini juga diberikan silabus lengkap yang berisikan poin-poin materi yang harus diberikan dalam setiap judul training yang sudah disusun dalam tabel Training Plan diatas.

Dalam tools ini juga diberikan 10 Modul Pelatihan dalam bidang Manajemen SDM dan Management Skills !! 10 modul lengkap yang langsung bisa digunakan sebagai bahan training di kantor Anda.

6. Daftar Pertanyaan Competency-based Interview

Competency-based Job interview terbukti merupakan metode wawancara terbaik untuk memprediksi potensi dan kinerja kandidat di masa mendatang. Tools ini berisikan serangkaian pertanyaan valid yang berbasis pada kompetensi dan perilaku (behavior-based interview).

Pertanyaan di-desain untuk mengukur 10 kompetensi utama yang terbukti merupakan jenis kompetensi yang paling kritikal bagi keberhasilan kinerja SDM.

Tools ini bersifat aplikatif, artinya langsung bisa digunakan dalam proses wawancara kerja untuk menseleksi kandidat terbaik.

7. Tabel Salary Grade dan Skala Compensable Factors

Tools ini berisikan skala compensable factors – atau skala faktor penentu besaran gaji yang lazim digunakan dalam proses penentuan job grading. Definisi detail setiap faktor diuraikan, dan kemudian dijelaskan pula definisi untuk setiap skala compensable factors.

Selain itu dalam tools ini terdapat Tabel Salary Grade yang berisikan hasil penilaian job grading berdasar skala compensable factors yang telah disusun.

Skala compensable factors dan tabel salary grade ini sangat powerful untuk digunakan dalam proses penentuan job grading and salary structure.

8. Katalog KPI untuk Beragam Fungsi dalam Organisasi/Perusahaan

Katalog ini memuat beragam KPI (key performance indicators) yang lazim digunakan dalam penilaian kinerja karyawan. Daftar KPI mencakup untuk bidang HRGA, Keuangan, Produksi, Pemasaran, IT, Procurement, Audit, Sales, Maintenance, dan lain-lain.

Dengan katalog ini, Anda langsung bisa menetapkan KPI untuk setiap bagian/departemen yang ada dalam perusahaan Anda, tanpa pusing-pusing lagi merumuskannya.

9. Program Strategis Departemen HRD

Templates ini menyajikan secara riil program HRD yang komprehensif, hasil yang diharapkan dari setiap program, serta timeline pelaksanaannya. Template Program HRD ini benar-benar aplikatif, dan langsung bisa digunakan sebagai acuan bagi Departemen HRD dalam menyusun program jangka pendek dan jangka panjangnya.

10. Template Form Performance Appraisal Berbasis KPI

Template ini berisikan format tabel performance appraisal berbasis KPI. Dalam tabel ini, disajikan secara detil contoh sasaran kinerja untuk posisi Manajer HRD, daftar key performance indicators untuk setiap sasaran kinerja, bobot KPI, dan penulisan angka target. Dalam template ini juga diuraikan cara penilaian skor KPI.

Template ini langsung bisa dipakai untuk menerapkan sistem performance appraisal berbasis KPI.

Sekali lagi, semua HR tools and templates diatas bersifat praktikal, powerful dan langsung bisa digunakan dalam proses peningkatan SDM di kantor Anda.

Seluruh HR tools diatas, jika didapatkan melalui proses konsultasi (dengan meng-hire konsultan SDM) mungkin akan membutuhkan biaya hingga puluhan juta rupiah.

Faktanya, sejumlah konsultan mengenakan biaya hingga Rp 30 juta rupiah hanya untuk menyusun Tabel Salary Grade dan Compensable Factors.

Sementara, setahu kami, biaya untuk menyusun satu set instrumen Assessment Center memakan biaya hingga Rp 40 juta (dalam tools yang kami sediakan terdapat dua set lengkap instrumen assessment center).

Proses penyusunan KPI Karyawan juga rata-rata memerlukan biaya hingga Rp 50 juta jika harus melibatkan konsultan.

Pendeknya, dibutuhkan investasi yang sangat mahal – sekali lagi bisa hingga puluhan juta rupiah – serta investasi waktu yang panjang untuk menyelesaikan pembuatan 10 Powerful HR Tools seperti yang kami uraiakan diatas.

Sekarang, ada kabar gembira untuk Anda semua. Anda tidak perlu mengeluarkan biaya hingga puluhan juta untuk mendapatkan 10 Powerful HR Tools and Templates diatas. Anda juga tidak perlu menghabiskan energi pemikiran dan waktu berbulan-bulan lamanya untuk bisa membuat 10 tools diatas.

Kini, Anda bisa mendapatkan 10 Powerful HR Tools and Template diatas hanya dengan investasi :

Rp 2 juta
Rp 1 juta

Rp 295 ribu rupiah saja.

Ya benar, Anda bisa mendapatkan 10 Powerful HR Tools and Template itu HANYA dengan Rp 295 ribu saja.

Jika dibandingkan dengan biaya Rp 30 juta untuk hanya mendapatkan satu tool saja, maka investasi sebesar Rp 295 ribu hanyalah seperseratus-nya saja.

Dan disini Anda tidak hanya mendapatkan satu tool saja, namun 10 POWERFUL HR TOOLS and TEMPLATES. Penawaran yang benar-benar dahsyat.

Uang Rp 295 ribu mungkin sama dengan anggaran membeli bensin dan pulsa telpon selama satu bulan saja.

Namun jika uang sebesar itu Anda investasikan untuk mendapatkan 10 Powerful HR Tools and Templates ini, Anda akan mendapatkan manfaat (value) yang luar biasa besar dan langgeng sepanjang masa. Lifetime benefit bagi pengembangan kompetensi SDM di kantor tempat Anda bekerja.

Kami yakin, investasi yang Anda lakukan untuk mendapatkan 10 Powerful Tools ini akan menjadi salah satu INVESTASI TERBAIK dalam pengembangan kualitas SDM di kantor Anda bekerja .

Segera KLIK DISINI untuk melakukan order pembelian 10 Powerful HR Tools and Templates.

Jika Anda bekerja di Bagian HRD, 10 Powerful Tools ini niscaya akan memberikan manfaat yang luar biasa besar. Dan semua tools/templates ini bisa diperoleh dengan investasi yang super efisien.

Selama ini Anda mungkin sudah sering ikut pelatihan atau mengirim karyawan kantor untuk ikut seminar dan training. Biayanya rata-rata sekarang sudah Rp 2 juta untuk dua hari training.

Artinya, bahkan dibanding biaya training Rp 2 juta yang HANYA untuk dua hari, maka investasi untuk pembelian 10 Powerful Tools ini JAUH LEBIH MURAH dan TERJANGKAU (hanya Rp 295 ribu). Padahal 10 tools ini bisa memberikan manfaat yang lebih powerful dan langsung bisa dipakai untuk peningkatan kinerja organisasi Anda.

Sekali lagi, hanya dengan investasi yang sangat efisien, Anda akan mendapatkan 10 Powerful Tools berikut ini :

1. Kamus Kompetensi Soft Skills dan Hard Skills
2. SOP Super Lengkap untuk Bidang SDM
3. Dua Set Lengkap Instrumen Assessment Center
4. Kuesioner dan Contoh Laporan Lengkap Employee Satisfaction Survey
5. Template Training Plan dan Silabus untuk TNA
6. Competency-based Interview Protocol
7. Template Salary Grading dan Cara Menyusun Salary Grade
8. Katalog KPI untuk Beragam Fungsi dan Departemen
9. Template Strategi dan Program Kerja HRD Departement
10. Template dan Form Penilaian Kinerja Berbasis KPI

Segera manfaatkan 10 HR Powerful Tools ini untuk makin meningkatkan kontribusi bagian HRD dalam peningkatan mutu dan produktivitas karyawan di kantor Anda.

KLIK DISINI untuk melakukan order pembelian 10 Powerful HR Tools and Templates.

Penyusun 10 HR Tools yang powerful ini adalah Yodhia Antariksa. Ia merupakan konsultan dan pakar manajemen SDM yang telah teruji pengalaman dan ilmunya.

Yodhia telah menjadi konsultan pengembangan SDM pada lebih dari 100 klien – baik untuk perusahaan swasta nasional, BUMN, multi national companies ataupun government organizations.

Yodhia menyelesaikan pendidikannya dalam bidang Master of Science in HR management dari Texas A&M University (USA) atas beasiswa dari Fulbright Scholarship. Sementara pendidikan strata satu-nya diselesaikan dalam bidang manajemen dari Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta.

Pemikiran Yodhia dalam manajemen bisnis dan manajemen SDM telah banyak diliput oleh berbagai media nasional, seperti NET TV, Metro TV, Trans7, Detik dan Bloomberg BusinessWeek.


Sumber : ahlipresentasi.com

Rahasia Sukses Membuat dan Menyusun SOP yang Baik

Tidak ada komentar :
Rahasia Sukses Membuat dan Menyusun SOP yang Baik


Apakah Anda tahu bagaimana cara membuat sebuah Sandart Operating Prosedur (SOP) yang baik?Apakah sebuah SOP bermanfaat untuk kemajuan sebuh perusahaan? Untuk melaksanakan sebuah tugas atau pekerjaan, seorang pegawai atau karyawan harus memahami Standart Operating Prosedur dari tugas tersebut.

Hal itu penting, sebab penyusunan SOP mempunyai tujuan yang penting dan sangat banyak manfaatnya,salah satunya ialah memberikan kemudahan kepada pelaksana tugas. Jika tidak memiliki SOP maka sebuah lembaga, instansi atau organisasi akan tidak mudah untuk berkembang dan maju.

Organisasi, lembaga atau instansi akan mengalami kemunduran dan kegagalan jika di lembaga tersebut tidak ada SOP yang jelas.

Supaya mudah dijalankan oleh petugas atau pegawai, sebuah SOP hendaknya dibuat sederhana. Standart Operating Prosedur yang yang dibuat terlalu detail dan rumit justru akan membuat pelaksana tugas menjadi kebingungan.

Hal itu akan menyebabkan pegawai tersebut bekerja tanpa perencanaan dan prosedur yang jelas. Walaupun di sebuah organisasi atau instansi sudah memiliki SOP namun tidak ditaati, maka SOP itu tidak berarti sama sekali. Sebab, untuk memperoleh hasil terbaik maka perencanaan yang baik harus dikerjakan dengan sebaik-baiknya.

Standart Operating Prosedur dibuat sesuai dengan situasi dan kondisi di instansi dan perusahaan. Perusahaan telekomunikasi memilki SOP yang berbeda dengan Standart Operating Prosedur yang terdapat di perusahaan produsen makanan.

Download Kumpulan SOP Departemen SDM, Form SOP dan Katalog KPI Lengkap Semua Fungsi disini

SOP disusun sesuai dengan tugas pokok dan fungsi masing- masing bagian. Bagian bendahara tentu memilki Standart Operating Prosedur yang berbeda dengan bagian sekretaris.

Bagian Hubungan Masyarakat (Humas) memilki perbedaan dengan bagian Sarana dan Prasarana dalam penyusunan SOP, dan lain sebagainya.

Cara Tepat Menyusun SOP
Walaupun SOP memilki fungsi dan tujuan yang sangat penting, terkadang kita menjumpai ada beberapa perusahaan atau lembaga yang tidak melaksanakan SOP secara baik. SOP hanya dipajang di dinding ruang kerja atau dijadikan buku dan disimpan di rak buku.

Para pegawai kurang menyadari bahwa melaksanakan SOP dengan baik merupakan cara tepat untuk mendapatkan hasil yang memuaskan dari pekerjaan kita. Untuk itu perlu cara tepat dalam menyusun SOP, antara lain:

1. Membentuk panitia penyusun SOP
Sebelum membuat SOP, maka langkah yang pertama ialah membentuk team atau panitia terlebih dahulu. Anggota panitia berjumlah tiga samapi lima orang. Panitia penyusun SOP tersebut terdiri atas para pegawai yang berasal dari berbagai jabatan seperti Pimpinan, kepala bagian, staff dan karyawan.

Panitia tersebut bertugas untuk menyusun SOP sesuai dengan bagian atau bidangnya masing – masing. Oleh karena itu, panitia penyusun SOP terdiri dari orang – orang cerdas dan kreatif yang bekerja di instansi tersebut.

2. Membuat sasaran SOP yang tepat
SOP yang telah Anda susun, sasarannya untuk siapa? Setiap SOP memiliki sasaran yang berbeda-beda sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya masing-masing. Sasaran yang tepat akan memudahkan panitia penyusun dalam membuat dan menyusun SOP.

3. Berdiskusi dengan pimpinan
Selama proses penyusunan SOP, panitia hendaknya sering melakukan diskusi dengan pimpinan perusahaan atau ketua organisasi. Jika ada suatu hal yang kurang dalam SOP tersebut, maka pimpinan bisa memberikan saran dan melengkapinya.

4. Tentukan batas waktu penyusunan SOP
Jika panitia penyusun SOP tidak diberi batas waktu akhir penyusunan SOP, maka hal itu akan membuang banyak waktu dan tidak efesien.
Namun, jika pimpinan perusahaan atau ketua organisasi memberikan batas akhir waktu pembuatan SOP, maka hal itu tentu akan meningkatkan semangat para penyusun untuk menyelesaikan tugasnya.

5. Bekerja sama dengan pakar SOP
Jika panitia penyusun SOP tidak bisa menyelesaikan tugasnya dengan baik, maka perusahaan tersebut perlu menyewa atau menggunakan jasa para pakar ahli SOP. Bekerja sama dengan para pakar SOP akan menambah wawasan. Bukan hanya itu saja, bekerja sama dengan pakar SOP akan melahirkan suatu produk SOP yangefektif.

Pemantauan dan Evaluasi Pelaksanaan SOP
Satu hal penting yang harus diperhatikan dalam penyusunan Standart Operating Prosedur ialah waktu pelaksanaan dan tempat pelaksanaannya.

Waktu pelaksanaan SOP tergantung pada jam kerja Anda. Adapun tempat pelaksanaannya disesuaikan dengan situasi yang ada.

Setelah panitia penyusun SOP selesai membuat SOP sesuai dengan bidang tugas masing – masing, hendaknya SOP tersebut diumumkan kepada seluruh karyawan dan pegawai.

Pengumuman SOP dapat dilakukan secara bertahab supaya para pegawai benar – benar memahaminya. Setelah SOP diumumkan kepada seluruh pegawai, maka panitia penyusun SOP mengadakan uji coba pelaksanaan SOP di perusahaan atau instansi tersebut.

Uji coba pelaksanaan SOP bisa dilakukan selama satu bulan sampai tiga bulan. Pimpinan dan panitia penyusun SOP melakukan pengawasan dan pemantauan secara cermat dan tliti.

Jika ada yang kurang baik dalam pelaksanaannya, maka panitia penyusun SOP dapat melakukan perbaikan atau evaluasi. Jika ada SOP yang kurang lengkap, maka pimpinan dan panitia penyusun bisa melengkapinya untuk mendapatkan Standart Operating Prosedur yang sempurna. Pemantauan juga bisa dilakukan secara rutin, misalkan sebulan sekali atau tiga bulan sekali.


Sumber : sepotekdunia.blogspot.co.id

Minggu, 02 April 2017

Profil dan Perjalanan Dewa Eka Prayoga dalam Menjalankan Bisnis

Tidak ada komentar :
Rugi Rp7,7 Miliar, Kini Jadi Business Coach
Di kalangan pengusaha muda, nama Dewa Eka Prayoga cukup dikenal. Baik sebagai pelaku usaha maupun pembicara di berbagai seminar. Dia juga memiliki banyak pengikut di twitterland dan aktif menulis buku. Pria 23 tahun itu tenar, salah satunya, karena keberhasilannya bangkit dari kebangkrutan.



Laporan Gunawan Sutanto, JAKARTA

Lembar demi lembar kertas yang menempel di flip chart menemani Dewa Eka Prayoga dalam mengisi workshop penulisan buku di sebuah lembaga pendidikan di Jalan M.T. Haryono, Jakarta, siang itu (20/9). Pemuda kelahiran Sukabumi, Jawa Barat, tersebut sedang berbagi pengalamannya menulis sejumlah buku bisnis dan bergelut dalam dunia penerbitan independen.

Gaya bicaranya penuh semangat, khas motivator. Dia menggunakan pengalaman pribadi sebagai sampel materinya. Mulai cerita masa kecilnya sebagai anak tunggal yang ditinggal wafat ayahnya sejak usia lima tahun sampai kegagalan bisnisnya yang mengakibatkan dirinya harus menanggung rugi hingga Rp7,7 miliar di usia 21 tahun.

Pada usia yang masih tergolong belia itu, Dewa pernah memiliki sejumlah usaha. Mulai usaha bimbingan belajar (bimbel), pelatihan motivasi, event organizer, hingga bisnis kuliner. ’’Sejak masuk kuliah, saya memang berusaha mandiri. Dari awalnya jadi pengajar di bimbel sampai saya bisa membeli bimbel itu,” ujar alumnus Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Bandung, tersebut.

Usaha bimbel itu berkembang maju sehingga Dewa bisa melakukan ekspansi bisnis ke sektor lain. Tercatat ada enam bisnis yang kemudian dia jalankan waktu itu. Salah satunya bisnis produk elektronik lewat seorang temannya.

Tergiur hasil yang menjanjikan, Dewa lalu mengajak sejumlah kolega untuk bergabung dalam investasi yang bermodus pengadaan komputer untuk perkantoran tersebut. Hingga sekitar delapan bulan, dia masih mendapatkan manfaat dari investasi itu. Sampai akhirnya, Dewa tahu bahwa investasi tersebut ternyata bodong alias bohong-bohongan. Temannya melarikan diri. Alhasil, Dewa-lah yang akhirnya dikejar-kejar investor yang jumlahnya cukup banyak. ’’Orang tahunya saya yang menjalankan usaha ini, padahal saya juga korban,” ujarnya.

Teror terus dia dapat dari para pemilik ’’saham” yang direkrutnya. Bahkan, ada yang sempat mengancam membakar rumah orang tua Dewa di Sukabumi.

Pemberitaan kasus penipuan miliaran rupiah itu meluas di Jawa Barat. ’’Nama saya tercemar. Sampai ibu saya di kampung perlu mengadakan yasinan sembari mengklarifikasi kejadian tersebut kepada para tetangga,” ungkapnya.

Bukan hanya itu, Dewa juga sempat dicibir keluarganya. Ada yang menganggap kesialan tersebut datang karena faktor istri yang dinikahinya. ’’Peristiwa itu terjadi sekitar dua minggu setelah saya menikah,” ujar suami Wiwin Supiah tersebut.

Praktis, lebih dari tiga bulan Dewa menghabiskan waktunya untuk mengurusi kasus penipuan yang melibatkan dirinya sebagai korban itu. Dia harus bolak-balik mendatangi Mapolda Jabar untuk menjalani pemeriksaan sebagai saksi maupun pelapor. Akibatnya, bisnisnya yang lain kocar-kacir.

’’Waktu itu saya terpaksa habis-habisan untuk mengganti uang para investor yang menanamkan modal lewat saya. Semua bisnis yang sudah jalan saya jual,” kenang Dewa.

Mobil yang dia beli dari hasil keringatnya dan tabungan yang dipersiapkan untuk naik haji juga digunakan untuk membayar utang. Sampai-sampai, tutur Dewa, uang dalam dompetnya hanya tersisa Rp7 ribu. ’’Itu uang satu-satunya yang tersisa. Saya sudah tidak punya tabungan lagi,” tambah dia.

Rasa putus asa sempat berkecamuk dalam hati Dewa. Sampai akhirnya sebuah kesempatan mempertemukan Dewa dengan pengusaha Heppy Trenggono. Dewa termotivasi kisah Heppy yang juga pernah bangkrut dalam berbisnis. Mendengar cerita pengusaha sawit dan alat berat itu, ada strong way yang membuat spirit hidup Dewa bangkit.

’’Saya anak tunggal yang tak memiliki ayah. Saya juga telah memutuskan menikah muda. Ibu dan istri saya tidak bekerja. Kalau tak berjuang sendiri, lalu pada siapa saya bergantung?” ujarnya.

Dewa seolah mendapatkan jalan dari Tuhan. Sejumlah teman sesama pengusaha muda lantas menyarankan Dewa agar menuliskan pengalaman kegagalan bisnis tersebut ke dalam buku. Dalam kurun waktu dua bulan, naskah buku berjudul 7 Kesalahan Fatal Pengusaha Pemula itu rampung. Akhirnya, buku tersebut terbit pada Juni 2013.

Buku itu merupakan karya kedua Dewa. Buku pertamanya mengenai motivasi. Ditulis setahun sebelumnya dan diterbitkan penerbit mayor. Namun untuk buku kedua tersebut, Dewa menempuh jalur penerbitan dan distribusi indie.

Dewa memasarkan bukunya secara preorder lewat media sosial dan jaringan pertemanan sesama entrepreneur. Insting berjualan yang tumbuh sejak lama membuat dia berhasil mendatangkan pembeli melalui preorder.

’’Uang dari preorder buku itu saya gunakan untuk membiayai percetakan. Alhamdulillah, buku tersebut bisa cetak ulang sampai empat kali dan terjual lebih dari 10 ribu eksemplar,” jelas pria kelahiran 24 April 1991 tersebut.

Sejak buku kedua keluar, nama Dewa makin dikenal luas. Dia sering diundang sebagai pemateri seminar atau workshop di berbagai kota di Indonesia.

Dari kesuksesan itu, pria yang pernah mengenyam pendidikan di pondok pesantren tersebut melihat terbukanya peluang bisnis penerbitan. Dewa pun makin produktif menulis. Setelah buku kedua terbit, tiga buku selanjutnya menyusul. Semua seputar bisnis. Menariknya, meski dijual di atas harga pasaran, bahkan ada yang dibanderol dengan harga Rp250 ribu, buku-buku Dewa tetap laku.

Selain menulis, Dewa membuka perusahaan penerbitan di Bandung. ’’Melalui penerbitan yang saya bangun itu, saya ingin membuka peluang bisnis bagi anak-anak muda dengan memanfaatkan margin penjualan buku,” tutur dia.

Menurut Dewa, selama ini margin penjualan buku di toko buku mayor sangat tinggi. Nah, hal itulah yang dilirik Dewa sebagai peluang bagi sejumlah anak muda. Konsepnya, setiap buku yang diterbitkan melalui perusahaan Dewa akan dijual dengan sistem reseller, tidak lewat toko buku mayor.

’’Banyak loh reseller buku-buku saya yang bisa mendapatkan penghasilan hingga puluhan juta,” ungkapnya.

Keberhasilan melakukan personal branding lewat buku-buku itu membuat Dewa kini mulai dilirik sebagai business coach. Modal untuk menjadi konsultan bisnis tersebut dia dapat dengan mengikuti sertifikasi di sebuah lembaga di Jakarta.

Ada beberapa UKM (usaha kecil menengah) yang dia bina dari sisi marketing. ’’Alhamdulillah, banyak yang omzetnya naik setelah coaching,” ujar Dewa sembari menunjukkan testimoni-testimoni klien yang ditulis dalam bukunya. Salah satu klien Dewa yang diklaim cukup berhasil adalah restoran mi yang cukup terkenal di Jalan Progo, Surabaya.

Dewa mengakui, meski tak bisa menjadi guru sesuai jurusan kuliahnya, dia tetap bisa menebarkan ilmu dan manfaat. ’’Saya ingin bagaimana berbisnis yang bisa mengedukasi dan membawa manfaat untuk orang lain,” ujar dia. (p5/c1/ary)

Sumber : radarlampung  co id/read/radar/berita-foto/71457-pengusaha-muda-dewa-eka-prayoga-bangkit-setelah-bangkrut-total dan bukudewa.biz

Anak Berusia Meraih Net Profit Rp 700 Juta Hanya dalam 2 Minggu dari Internet

Tidak ada komentar :
Anak Berusia Meraih Net Profit Rp 700 Juta Hanya dalam 2 Minggu dari Internet



Saya punya teman, namanya Rico. Usianya masih 21 tahun dan memilih tidak meneruskan kuliah selepas SMA.

Beberapa minggu lalu saya main ke rumahnya di daerah Pasar Minggu. Sambil ngobrol, dia cerita baru saja melaunch sebuah produk. Dan hanya dalam waktu 2 minggu mendapat net profit Rp 700 juta.

Saya langsung terlontar dari kursi, dan hampir terjatuh saking kagetnya.

Mari kita bedah pelajaran kunci apa yang bisa dipetik. Silakan duduk manis.

MOCK-UP-7-1 reProduk yang ia luncurkan adalah sebuah buku dengan topik yang saya kira lagi disukai banyak muda. Judulnya : Dropship Mastery – bagaimana menghasilkan profit dari usaha dropshipper. Cover ada disamping tulisan ini.

Ia mencetak, menerbitkan dan menjual buku itu secara langsung ke konsumen. Dengan demikian, 90% profit masuk kantungnya.

Saya kira, menerbitkan buku melalui Gramedia memang langkah bodoh, sebab royalti ke penulis hanya 10%. Sisanya dicaplok Gramedia dan penerbitnya.

Jauh lebih menguntungkan menulis dan menerbitkan buku sendiri, lalu dijual secara langsung ke pelanggan. Di era online dan social media, menjual buku secara langsung ke pelanggan memang sangat mudah. Goodbye Gramedia.

Nah Rico menjual buku itu dengan harga Rp 135 ribu. Dipotong biaya cetak dan biaya promosi, keuntungan bersih dia adalah Rp 100.000.

Lalu dia pasarkan sendiri secara langsung buku itu melalui media sosial dan email marketing.

Nah, berapa buku itu laku saat di-launching hanya dalam periode 2 minggu? 7000 eksemplar.

Artinya Rico mendapatkan net profit Rp 700 juta hanya dalam 2 minggu. Ngeri-ngeri sedap.

Omong-omong, berapa tahun ya Anda perlu kerja untuk mendapatkan income segitu? Hitung sendiri yak.

Yang lebih mencengangkan adalah Rico baru berusia 21 tahun, dan belum sempat duduk di bangku kuliah.

Mungkin itulah misteri kehidupan. Ada anak lulusan SMA yang bisa dapat 700 juta hanya dalam 2 minggu. Namun ada juga lulusan S1 dengan gaji pas2an. Dan ada pula lulusan S2 yang masih pengangguran.

Hidup memang penuh dengan drama.

Oke, sekarang mari kita bedah kunci kenapa profit Rp 700 juta bisa direngkuh hanya dalam 2 minggu.

Jawaban yang pertama dan amat sederhana : Rico sudah punya massive audience yang tertarget.

Bahasa awamnya, dia sudah punya kolam yang berisikan followers atau list prospek yang profilnya sesuai dengan produk yang dia jual. Sesuai dengan target marketnya.

Dan pengalaman saya menunjukkan, kolam uang atau list audience yang paling menguntungkan itu adalah database email calon pelanggan Anda.

Setelah itu, kolam list prospek yang menguntungkan adalah anggota Group di Facebook atau juga list di WA, BBM atau Telegram.

Nah Rico sudah punya semuanya. Dia punya sekitar 30 ribu list pelanggan email; 60 ribu anggota Group FB yang dia asuh; dan ribuan lainnya di WA/BBM.

Kolam list prospek inilah KOENTJI untuk jadi milioner. Sesuai dengan pepatah legendaris para blogger kelas dunia : the money is in the email list.

Jadi kunci sukses meraup prodit ratusan juta dari jualan online itu amat sederhana : kumpulkan list prospek (kalau bisa dalam bentuk email) sebanyak-banyaknya. Sesederhana ini.

Yang tidak sederhana : mengumpulkan list email yang tertaget butuh waktu berbulan-bulan, bahkan tahunan. Amat melelahkan dan berdarah-darah. Maka banyak orang yang menyerah ditengah jalan.

Nah, Rico sudah mengumpulkan list itu sejak lama. Ia bahkan rutin memasang iklan di FB demi mendapatkan list prospek. Sebab ia paham, list yang ia dapatkan akan menguntungkan dalam jangka panjang.

Karena itu pesan saya simpel : kalau Anda ingin sukses bisnis online, mulailah sejak sekarang kumpulkan list email prospek Anda. Sebab inilah penentu keberhasilan.

Cara teknis mendapatkan list email yang tertarget bisa Anda pelajari DISINI.

Setelah mampu meraih banyak follower baik dalam email atau group FB, maka Rico membangun interaksi. Dia sering sharing tentang tips sukses bisnis dan dropshipping. Dengan cara itu, dia membangun kedekatan dan kredibilitas dimata calon pelanggannya.

Didepan kolam prospek itulah, ia luncurkan bukunya. Tema dan isi buku ini juga amat cocok dengan profil audience-nya : yakni anak-anak muda yang ingin memulai berjualan secara online tanpa modal besar.

Ibaratnya, ia seperti memancing di kolam yang sudah penuh dengan ikan yang siap membeli produknya. Alhasil dia mampu menjual 7000 eksemplar buku dalam periode 2 minggu.

(Disclosure : kisah Rico ini menginspirasi saya untuk segera mewujudkan rencana yang sudah lama ada di benak saya : Menulis buku bisnis legendaris dan menjualnya secara langsung via blog ini. Ada 30 judul buku yang sudah saya rancang. Mudah-mudahan semua laku seperti bukunya Rico. Amin).

Kalau mau diringkaskan dalam langkah demi langkah, maka “rahasia” dibalik kisah keberhasilan Rico ini adalah seperti berikut :

1. Bangun audience (atau list prospek) yang tertarget
2. Bangun interaksi dan kredibilitas didepan audience
3. Launch dan jual produk yang sesuai dengan kebutuhan audience

Proses menajalani 3 langkah ini ternyata tidak hanya dua minggu. Butuh waktu dan PROSES yang panjang.

Ledakan penjualan selama 2 minggu itu ternyata sudah disiapkan bertahun-tahun dengan gigih dan tanpa kenal lelah.

Rico sendiri bilang sama saya : tiap hari ia selalu bekerja keras untuk menambah list prospeknya. Ia punya target jumlah follower di Group FB-nya bisa nambah hingga 20 ribu per bulan.

Itulah kenapa dia undang saya untuk jadi kontributor rutin di Group FB-nya; agar konten diskusinya makin semarak.

Saya mau karena mungkin win-win. Follower dia dapat asupan gizi yang maknyus dari blogger legendaris. Dan saya-nya juga bisa dapat audience baru yang selama ini mungkin belum pernah baca blog ini.

Sekali lagi, usia Rico baru 21 tahun, masih sangat belia. Dan dia tidak kuliah juga.

KEGIGIHAN dan KREATIVITAS mungkin tidak kenal usia. Mungkin juga tidak kenal bangku kuliah.

Kegigihan dan kreativitas hanya perlu dijalankan. Tiap hari. Tanpa kenal lelah.

Sebab harga kegigihan dan kreativitas amat mahal. Setidaknya dengan dua bekal ini, kelak Anda juga bisa meraup profit Rp 700 juta hanya dalam dua minggu.

Silakan diminum kembali kopi atau teh hangatnya. Mari bermimpi bersama.

Sumber : strategimanajemen.net